New Challenge @ Aplikasi Dapodikdas 2013

Sejak diluncurkannya aplikasi Dapodikdas 2013 pada tanggal 1 Oktober 2013 terdapat beberapa pergeseran paradigma dalam menangani data yang cukup mencolok antara sistem Dapodik 2012 dengan Dapodikdas 2013, antara lain : dulu bersifat agregate sekarang bersifat individual, dulunya parsial sekarang relasional, dulunya snap shot sekarang longitudinal. Dengan perubahan tersebut diharapkan lebih handal dan dapat digunakan oleh semua user.
Sosialisasi Dapodikdas 2013 di Kabupaten Gresik terutama Kecamatan Gresik dan Kebomas dilakukan pada hari Selasa tanggal 29 Oktober 2013 diikuti oleh semua OPS (Operator Sekolah). Dengan penuh semangat para OPS mengikuti acara tersebut sampai acara selesai, dan berharap pada saat kembali ke lembaga masing-masing bisa melaksanakan tugasnya dengan baik dan benar. Kami pulang dengan membawa aplikasi Dapodikdas 2013 ver 2.04 dan kode registrasi yang sudah kami installkan pada saat acara sosialisasi berlangsung. Keesokan harinya sebagai OPS saya langsung bergerak cepat mengumpulkan data-data yang diperlukan. Alhamdulillah dengan dibantu pihak-pihak yang handal (para wakaur) hari pertama tugas sebagai OPS Dapodikdas 2013 berjalan lancar. Hari kedua saatnya entry data, betapa terkejutnya, aplikasi dinyatakan expired dan harus update ke patch 2.05, astaghfirullah... baru diinstall 2 hari sudah expired. Tapi itupun semuanya bisa saya lewati, saya mendapatkan patch 2.05 dari website resmi info pendataan. Sekitar dua bulan berlalu saya mengerjakan untuk memenuhi target yang ditentukan oleh pihak Pusat, yaitu Desember 2013 harus sudah bisa sinkronisasi. Pagi, siang, malam tak kenal lelah demi suksesnya sinkronisasi. Tak memikirkan tubuh lelah ataupun jasa hasil keringat sebagai OPS. Karena tak seperti yang dibayangkan, untuk sinkronisasi memerlukan perjuangan yang sangat luar biasa, tak tidurpun saya lalukan demi suksesnya sinkronisasi. Begitu juga dengan OPS dilembaga lainnya. Edit data, pengecekan, entry data harus dilakukan berulang-ulang seiring munculnya patch-patch baru dan kebijakan-kebijakan baru yang berubah-ubah. Saat ini sudah patch 2.07c.
Alhamdulillah, hasil pengecekan terakhir yang saya lakukan pada LTD (lapor tunjangan data) hari Sabtu, 26 April 2014 pk 17.30, 31 PTK yang ada dilembaga tempat saya bertugas sudah keluar SKTP, 1 PTK yaitu Kepala Sekolah masih dinyatakan Guru BK belum linier, karena kode sertifikasinya 125 (bidang studi lainnya). Harap-harap cemas, itu yang terjadi sampai detik ini. TPP bagi tenaga pendidik (PNS) triwulan 1 tahun 2014 di kabupaten Gresik belum juga mendarat di rekening mereka. Para OPS (operator sekolah) Dapodikdas sibuk merevisi data-data supaya valid agar segera mendapatkan SKTP. Sebagai OPS ternyata tidak hanya melalui challenge dengan aplikasi maupun kebijakan-kebijakan pusat tapi juga dibuat confused untuk menjawab pertanyaan yang hampir tiap hari meluncur dari bibir para PTK yakni Kapan TPP cair? Astaghfirullah... Apa yaaaa jawabannya??? Akhirnya saya menemukan jawabannya : dipanasin saja biar cepat meleleh dan segera mencair. Hahahaha...
Mudah-mudah segera cair yaaa... Aamiin... Bapak/Ibu Guru tolong bersabar, karena tugas OPS hanyalah entry data dan sinkronisasi bukan mencairkan tunjangan. Kami sudah bekerja dengan ikhlas dan tak kenal kata lelah. Benar-benar new challenge @ dapodikdas 2013.
Keep smile n never give up!!! Bravo para OPS!!!

Bak Kugenggam Dunia


Suara angin sepoi-sepoi yang masuk melalui celah-celah jendela telah membuyarkan keasyikanku dalam berselancar di dunia maya. Perkembangan dan kemajuan teknologi yang luar biasa pesatnya telah  membuat segalanya jadi lebih mudah.
Hal ini telah kurasakan. Kapanpun dan dimanapun, kita dapat berkomunikasi dan mendapatkan informasi paling akhir, mutakhir, ter-update. Bak kugenggam dunia tatkala informasi dan komunikasi dengan keluarga, rekan kerja, mitra bisnis dan sahabat. Di dalam ruangan, di luar ruangan, di dalam kota, di luar kota, semuanya bisa kubaca, kuterawang tanpa ada ada batas. Indahnya dunia ini. Tali silaturrahmi tetap terjaga walaupun jarak bermil-mil memisahkan. Subhanallah...